Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (ijmus)
Vol. 3 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies

Nilai-nilai estetika dalam tradisi nyadran di dusun blambangan, desa gedangan, kecamatan cepogo, kabupaten boyolali

Annisa Ul Aliyah, Tri Rahmawati, (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2022

Abstract

Tradisi nyadran merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang yang dilaksanakan masyarakat Jawa, setiap bulan Sya’ban menjelang bulan Ramadhan. Tradisi ini juga dipahami sebagai ziarah kubur ke makam para leluhur yang sudah meninggal. Tradisi nyadran memiliki nilai estetika dalam pelaksanannya. Nilai estetika dalam tradisi nyadran merupakan symbol atau makna yang berkaitan dengan keindahan atau segala sesuatu yang dipandang indah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, karena sumber data dan informasi didapatkan dari hasil wawancara dan observasi. Tradisi nyadran memiliki beberapa nilai estetika. Pertama, mengangkat tangan saat berdoa yang maknanya adalah mengarahkan doa ke langit sebagaimana sholat mengarah ke kiblat. Kedua, masyarakat membawa makanan untuk kenduri yang melambangkan kebersamaan diantaranya ada ingkung ayam sebagai bentuk doa terbaik bagi manusia agar dapat meniru perilaku ayam. Ayam tidak melahap semua makanan yang diberikan padanya, melainkan hanya memilih makanan yang baik, dan tidak makan yang buruk. Manusia diharapkan dapat memilih mana yang baik dan mana yang buruk yang harus ditinggalkan dalam hidupnya. Ketiga, nyekar yang memiliki symbol hubungan akrab antara ahli waris dengan leluhur. Keempat, tradisi nyadran dilaksanakan di bulan Sya’ban menjelang Ramadhan yang bermakna sebagai sarana instropeksi atau perenungan diri. Kelima, membersihkan makam leluhur atau bubak sebagai bentuk bakti kepada leluhur

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

ijmus

Publisher

Subject

Religion Education Other

Description

Journal of Indonesian Muhammadiyah Studies (ijmus) is published by the Human Resources Cadre Education Council (MPKSDI) Muhammadiyah Regional Management of Salatiga City, Central Java, Indonesia. The IJMUS Journal was born to provide the widest possible opportunity for researchers and scientific ...