Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap orang tua dan guru tentang teknologi digital dan hubungan sikap mereka dengan perkembangan bahasa anak. Penelitian ini dilakukan dengan kuantitatif deskriptif. Sampel yang diambil dilakukan secara area sampling, sembilan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di Kecamatan Taktakan Kota Serang. Data penelitian yang diperoleh dengan membagikan kuesioner tentang sikap guru tentang teknologi digital, sikap orang tua tentang teknologi digital dan perkembangan bahasa anak kepada 60 subyek, 20 guru dan 40 orang tua. Untuk analisis datanya dilakukan dengan analisis deskriptif, uji formalitas, analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan 1) sikap guru tentang teknologi digital pada anak usia dini rata-rata tertinggi 2.85 dan yang terendah adalah 2.55, yang menunjukkan sikap ”setuju”; 2) sikap orang tua tentang teknologi pada anak usia dini rata-rata tertinggi 2.33 dan yang terendah 2.18, yang menunjukkan sikap ”kurang setuju”; 3) Sikap guru tentang teknologi digital terhadap perkembangan bahasa diperoleh menunjukkan bahwa variabel sikap guru tentang teknologi digital tidak berhubungan dengan perkembangan bahasa; 4) hubungan sikap orang tua tentang teknologi digital terhadap perkembangan bahasa anak secara signifikan tidak berhubungan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa sikap guru dan orang tua terhadap teknologi digital mungkin bukan faktor dominan yang memengaruhi perkembangan bahasa anak pada tahap awal pendidikan. Oleh karena itu, pendekatan dan faktor-faktor lain mungkin perlu dipertimbangkan untuk memahami perkembangan bahasa anak secara lebih komprehensif. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melibatkan lebih banyak variabel yang mungkin memengaruhi perkembangan bahasa anak, seperti interaksi sosial, lingkungan belajar, dan jenis teknologi digital yang digunakan.
Copyrights © 2023