Mobilitas adalah kemampuan individu untuk melakukan pergerakan atau perpindahan tempat untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Mobilitas seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang mempengaruhi mobilitas seseorang adalah faktor ekonomi, fasilitas yang tidak merata, tuntutan pekerjaan, dan faktor psikologis. Mobilitas penduduk terjadi karena perubahan status dan pergerakan. Perubahan status dan pergerakan adalah alasan mengapa orang memobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk mobilitas pedesaan dan perkotaan dalam novel "Twenty - Four Eyes" karya Sakae Tsuboi. Melalui pendekatan hermeneutik, penelitian ini membahas berbagai dimensi mobilitas yang digambarkan dalam narasi novel dengan memperhatikan konteks sosial dan historis kehidupan masyarakat yang diceritakan dalam novel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui maksud sebenarnya dari penulis dan menghubungkannya dengan teori mobilitas penduduk. Melalui identifikasi mobilitas penduduk, jika dikaji lebih lanjut dapat lebih efektif dan responsif terhadap dinamika perpindahan penduduk, sehingga menjamin pembangunan daerah yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Copyrights © 2023