Pesantren Weekend merupakan program kerjasama lembaga formal dan pondok pesantren. Tujuan utamanya menciptakan generasi penerus bangsa kedepa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dan pengembangan kurikulum di program pesantren weekend ini. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study), digunakan oleh peneliti. Data penelitian diambil melalui teknik wawancara langsung dengan pengelola dan stakeholder lainnya. Untuk memperkokoh data yang berasal daro wawancara, peneliti melakukan observasi partisipasi secara langsung ke tempat kegiatan. Hasilnya tujuan pendidikan, sistem pendidikan, materi pendidikan, metode pengajaran, sistem evaluasi pengajaran tetap mengacu dari kaidah pokok sistem pesantren. Meski demikian titik tekan program ini adalah pada pembentukan adab anak terhadap orang lain. Faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan kurikulum pesantren berasal dari internal (anak, guru) dan juga ekternal (lembaga pendidikan mitra, orang tua wali dan masyarakat.
Copyrights © 2023