Tanaman beluntas (Pluchea indica (L.) Less.) merupakan salah satu tanaman yang terdapat di Indonesia yang pemanfaatannya belum digali secara maksimal. Daun beluntas mengandung senyawa aktif fenol hidrokuinon, tannin dan alkaloid yang diduga memiliki aktivitas antibakteri atau anti mikroba. Kemampuan daun beluntas sebagai antibakteri dapat dimanfatkan dengan cara mengekstraknya dengan etanol, kemudian dijadikan bahan aktif dalam pembuatan sabun cair. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan secara daring dalam pembuatan sabun cair cuci tangan daun beluntas. Evaluasi pengukuran pengetahuan akan dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan dengan metode survei kuesioner, sedangkan pengukuran kemampuan keterampilan akan dilakukan dengan metode observasi dari tim pengmas berdasarkan cheklist kemampuan yang dilakukan setelah peragaan dari peserta pelatihan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) kali pertemuan pada peserta yang terlibat yaitu 18 orang kader kesehatan di Kelurahan Sukoharjo Kota Malang Kegiatan ini diawali dengan melakukan sosialisasi terkait manfaat daun beluntas kemudian dilanjutkan dengan Praktek Pembuatan Sabun cair cuci tangan Daun beluntas (Pluchea indica L.) menggunakan media pembelajaran berupa peragaan. Nilai rata-rata pretest peserta adalah 4,4 dan nilai rata-rata posttest 18 peserta PkM adalah 8,22, sehingga terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 85,14%. Kemudian dari hasil penilaian evaluasi keterampilan peserta diperoleh nilai 86,67% dan dapat dikategorikan terampil.
Copyrights © 2024