Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024

Program Pengembangan Potensi Desa Sokawera Menuju Desa Mandiri dengan Pemanfaatan Komoditas Singkong

Puji Astuti (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Attala Rasya Alamsyah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Wafa Nur Azizah (Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Vina Helmi Nur Istiqomah (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Aqila Rahma Adiningrum (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Adrian Panjaitan (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Regita Ibdaul Khasanah Puspitasari (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Fahmi Khairul Yusuf (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Hilaliyah (Unknown)
Mahendra Alfiqih (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)
Khansa Nabilah (Fakultas Pertanian, Uniersitas Jenderal Soedirman, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2024

Abstract

Desa mandiri merupakan desa yang mampu memenuhi kebutuhan akan sarana prasarananya sendiri dan tidak semata bergantung pada bantuan dari pemerintah dan turut bertumpu pada trisakti desa; karsa, karya sembada. Total penduduk Desa Sokawera sebanyak 4.303 jiwa yang terdiri atas 2.234 laki-laki dan 2.069 perempuan. Sebagian besar penduduk Desa Sokawera bekerja sebagai petani, buruh dan pedagang. Komoditas singkong dapat menjadi potensi besar dalam mendongkrak perekonomian Desa Sokawera jika dimanfaatkan secara optimal sebab jumlah luas lahannya mencapai 29 hektare. Metode pelaksanaan bina desa terdiri dari persiapan (observasi data dengan wawancara pihak desa terkait, sosialisasi, dan kerja sama mitra) serta pelaksanaan (pengembangan dan pemasaran produk, dan evaluasi. Berdasarkan hasil pretest dengan keterangan ‘tidak pernah’ pada pertanyan kelima hingga ketujuh memiliki jumlah responden terbanyak yaitu masing-masing 30 orang, 32 orang, dan 31 orang dan hasil post-test terkait pengolahan pupuk kompos didapatkan data frekuensi keseluruhan 23 warga dengan nilai tertinggi 10 sebanyak 2 orang. Hal tersebut menunjukkan adanya kemajuan dan keingintahuan masyarakat dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan marketing dan pemanfaatan limbah. Kegiatan pengabdian ini dapat menambah wawasan serta ilmu sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi kekayaan alam desa dan dapat menjaga lingkungan sehingga menciptakan desa mandiri sejahtera.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...