Pendahuluan: ISK merupakan peningkatan uropatogen lebih dari 105 CFU pada saluran kemih. ISK paling sering disebabkan oleh bakteri gram negatif yaitu E.coli yang dapat menyebabkan ISK non komplikata dan komplikata. Tingginya angka terapi antibiotik empiris dengan peresepan tanpa pengujian kepekaan antibiotik menyebabkan resistensi antibiotik pada ISK. Metode : Semua artikel yang berhubungan dengan resistensi antibiotik pada infeksi saluran kemih diambil dari database seperti Google Scholar, Pubmed, Scopus dan Portal Garuda dalam rentang 5 tahun terakhir (2018-2023) menggunakan kata kunci “resistance” or “resistant”, “antibiotic”, “urinary tract infection’ or “UTI”. Hasil : Bakteri penyebab ISK paling banyak adalah E.coli disusul Klebsiella, Enterococcus, Proteus, Staphilococcus, Streptococcus dan Pseudomonas. Resistensi terjadi pada antibiotik lini pertama seperti ampicillin, amoxicillin, amoxicillinclavulanat, TMP-SMX. Kesimpulan :. Hampir seluruh bakteri penyebab ISK memiliki resistensi pada setiap antibiotik. Antibiotik seperti meropenem, imipenem, amikasin, tazobactum, gentamisin, dan mecilinum efektif melawan E.coli
Copyrights © 2024