Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik problem solving untuk mengendalikan emosi negatif remaja pelaku bullying di SMP N 2 Seibamban, T.A 2022/ 2023. Subjek penelitian ini berjumlah 8 orang siswa kelas VII SMP N 2 Sei Bamban. Sampel penelitian menggunakan teknik screening jadi menggunakan seluruh jumlah populasi yang ada. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experimental. Berdasarkan data skor total baik Pre-test maupun Post-test dimana skor Pre-test mendapatkan skor total sebesar 519 dan setelah di berikannya perlakuan sebanyak 4 kali yaitu berupa layanan Konseling Kelompok dengan teknik Problem Solving maka hasil nilai Post-test pada pertemuan terkahir mendapatkan skor sebesar 749 dimana peningkatan terjadi sebesar 44,32%. Pada rata-rata pada nilai Pre-test di pertemuan pertama sebesar 64,87 dan pada hasil Post-Test di akhir pertemuan mendapatkan skor sebesar 93,62 dan dapat di ketahui bahwa adanya peningkatan sebesar 44,32% dan dapat di artikan bahwa pengaruh layananKonseling Kelompok dengan Teknik Problem Solving sangat efektif untuk mengubah emosi negatif subyek. Maka dengan begitu dapat di simpulkan bahwa adanya pengaruh layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Problem Solving terhadap Emosi negatif siswa SMP Negeri 2 Sei Bamban.
Copyrights © 2024