Industri Hasil Tembakau menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis, berkontribusi besar dan berdampak luas terhadap pembangunan bangsa. Salah satu industri yang bergerak dibidang pengolahan hasil tembakau adalah PT. XYZ, dengan produknya adalah rokok cigarillos. Mesin produksi pada produk ini terdiri dari gluing dan cutting. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti selama bulan agustus – oktober 2022 ditemukan adanya cacat produk berupa seperti broken (873 pcs) dan wrapper loose parah (14.521), dengan total prosentase rata rata 30%, melebihi standar yang ditetapkan perusahaan (15%). Hal ini imbas dari kondisi mesin yang tidak terawat (roll finger dan vacuum roll kotor menyebabkan wrapper loose, dan bunker yang bermasalah menyebabkan rokok patah). Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan dalam studi ini untuk mengidentifikasi risiko kegagalan, mendapatkan nilai Risk Priority Number (RPN) dan memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya. Studi ini berhasil menemukan penyebab kegagalan produksi yaitu roller tidak bersinggungan dengan belt (Nilai RPN adalah 45). Rekomendasi yang diberikan kepada perusahaan adalah modifikasi dudukan roll belt dengan memperbesar radius atas pada dudukan belt.
Copyrights © 2023