Penelitian ini berfokus ke lima cerpen anak yang diperoleh dari majalah anak-anak versi daring Bobo. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana relevansi pandangan John Dewey terhadap multikulturalisme dalam dunia anak dalam cerpen-cerpen anak Bobo? Analisis terhadap cerpen-cerpen akan menggunakan teori John Dewey tentang pengalaman subjek terdidik, yang akan dikoneksikan dengan isu multikulturalisme. John Dewey adalah pemikir pragmatis yang mempercayai pengalaman sebagai cara terbaik untuk membuat subjek terdidik memperoleh pengetahuan. Hasil penelitian ini memperlihatkan tokoh-tokoh sebagai subjek dalam cerita yang mengalami konflik akibat perbedaan dengan subjek lain. Perbedaan tersebut terkait dengan banyak hal, di antaranya pandangan subjek, latar belakang budaya subjek dan cara subjek memandang lingkungan, dan sebagainya. Pada akhirnya tokoh-tokoh dalam cerpen mengatasi konflik mereka setelah bertemu dengan tokoh atau subjek lain dengan segala macam keberagamannya. Kelima cerpen tersebut memperlihatkan fenomena multikulturalisme yang beragam. Penelitian ini sekaligus menegaskan bahwa pandangan John Dewey terkait pengalaman subjek masih relevan dalam konteks nilai pendidikan dalam karya sastra, khususnya sastra anak.
Copyrights © 2023