Kripik merupakan makanan ringan atau camilan berupa irisan-irisan tipis yang banyak beredar di kalangan masyarakat di Indonesia karena sifatnya yang renyah, gurih, dan tidak terlalu mengenyangkan. Sehingga, banyak orang yang suka mengkonsumsinya. Dengan melihat situasi saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19 sangat diajurkan untuk mengkonsumsi kripik karena kandungan di dalamnya mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat, vitamin, dan mineral. UMKM Odey memproduksi kripik pisang selama masa pandemi, salah satu produk kripik dengan nama Kripik Gedang LuNang. Terdapat permasalahan dalam memproduksi kripik pisang oleh pihak UMKM yaitu pemotongan, penggorengan, dan pengeringan kripik hingga siap kemas. Produksi masih dilakukan menggunakan peralatan manual dengan waktu cukup lama serta hasil produksi kurang maksimal. Dari kondisi permasalahan yang sudah teridentifikasi maka metode yang digunakan adalah memberikan transfer teknologi dengan menerapkan mesin hybrid 3 in 1 dan melakukan pelatihan penggunaan alat serta perawatan. Sehingga, dapat meningkatkan efisiensi, higienitas, kualitas, dan kuantitas produksi kripik pisang dari UMKM Odey. Kata kunci— kripik, mesin hybrid 3 in 1, pelatihan alat
Copyrights © 2022