Kajian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi kendala yang menyebabkan SMA Muhammadiyah Pagar Alam belum beralih ke kurikulum baru, yang terutama disebabkan oleh kurangnya kesiapan sekolah karena kurikulum tersebut masih dalam tahap uji coba dan belum diwajibkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dua hal utama: Pertama, kendala utama yang dihadapi SMA Muhammadiyah Pagar Alam dalam menggunakan kurikulum K13 dan belum beralih ke kurikulum Merdeka adalah karena belum ada kesiapan dari pihak sekolah, yang dipengaruhi oleh status kurikulum tersebut sebagai kurikulum uji coba yang belum mendapatkan penekanan atau kewajiban. Kedua, solusi yang diusulkan untuk mengatasi kendala dalam peralihan kurikulum dan peningkatan hasil belajar di sekolah tersebut adalah dengan memotivasi guru untuk lebih aktif mencari informasi tentang kurikulum Merdeka serta meningkatkan hasil belajar siswa melalui pemberian apresiasi atas kemajuan mereka.
Copyrights © 2024