Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas bagaimana peran media sosial dalam mempromosikan kesadaran pluralisme dan toleransi di masyarakat. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui hasil penelitian sebelumnya, situs berita, serta fenomena relevan yang ditemukan di media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan munculnya sikap intoleran di masyarakat disebabkan oleh beberapa hal seperti adanya fanatisme, pengaruh media sosial, pengaruh lingkungan sekitar, serta kesadaran pluralisme masyarakat yang masih kurang. Di era saat ini masyarakat telah hidup berdampingan dengan internet dalam hal ini adalah media sosial. Maka dari itu media sosial dapat dijadikan sebagai sarana dalam mempromosikan kesadaran pluralisme dan toleransi di masyarakat yang dapat dilakukan dengan membuat konten edukasi, memilih jenis konten yang akan ditonton, serta meningkatkan literasi digital masyarakat.
Copyrights © 2024