Penelitian ini menganalisis representasi humor dan identitas dalam film komedi Agak Laen yang tayang pada tanggal 1 Februari 2024 dari Studio Imajinari, dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Melalui pendekatan semiotika, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen film seperti dialog, karakter, setting, dan kostum membangun makna denotatif dan konotatif, serta mengidentifikasi mitos atau ideologi yang diperkuat atau dikritik oleh film ini. Analisis denotatif menguraikan makna literal dari tandatanda dalam film, seperti adegan pertemanan di pasar malam yang penuh dengan kekacauan komedi dan karakter utama yang mengalami situasi lucu dan absurd. Analisis konotatif mendalami makna budaya dan sosial yang lebih dalam dari tanda-tanda tersebut, seperti bagaimana humor yang dihasilkan dari interaksi antar karakter mencerminkan atau mengkritik norma-norma sosial. Penelitian ini juga menelaah mitos-mitos yang dibangun oleh film, seperti mitos keberadaan tentang hantu dan masalah dilingkungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agak Laen tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai medium untuk merefleksikan dan mengkritik dinamika sosial dan identitas melalui humor. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana film komedi dapat mempengaruhi persepsi audiens tentang isuisu sosial dan budaya yang relevan.
Copyrights © 2024