Kabupaten Kampar merupakan daerah yang mempunyai waduk pembangkit listrik tenaga air terbesar di Provinsi Riau yaitu Waduk PLTA Koto Panjang yang berfungsi mengatur debit aliran masuk dan keluar. Permasalahan yang terkadang terjadi adalah curah hujan yang tinggi sehingga debit aliran masuk tidak dapat lagi ditampung oleh waduk. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daerah genangan banjir pada pola operasional Waduk PLTA Koto Panjang di DAS Kampar. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa; data historis curah hujan di DAS Kampar, data inflow dan outflow dari waduk PLTA Koto Panjang dan data topografi dari DEMNAS. Adapun data primer berupa kondisi topografi dan penampang Sungai Kampar. Analisis debit banjir pada penelitian ini menggunakan metode Gamma I sedangkan untuk memetakan daerah genangan banjir berbasi sistem informasi geografis (SIG). Berdasarkan hasil analisis diperoleh debit banjir maksimum sebesar 1.911 m3/s. Selain itu penelitian ini memberikan hasil identifikasi potensi wilayah genangan banjir pada lokasi yang menjadi objek penelitian, yaitu genangan seluas 997,66 ha dengan sebaran luas berdasarkan kedalaman genangan 1 m meliputi luas 168,06 ha, kedalaman 2 m seluas 1 m. 230,85 ha, kedalaman 3 m 256,03 ha, kedalaman >3 m luas 342,72 ha.
Copyrights © 2024