Manusia yang merupakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei) memegang peranan yang penting dalam tatanan kehidupan. Menjaga eksistensinya sebagai Imago Dei manusia diharapkan mampu melibatkan diri dalam kehidupan yang telah diberikan Allah kepada manusia melalui penebusan Yesus Kristus di kayu salib. Konsistensi keberdosaan yang demikian dapat dipulihkan kembali melalui iman dan merupakan berkat dari Allah. Dosa yang telah dilakukan manusia tidak akan menghilangkan eksistensinya sebagai ciptaan Allah yang segambar dan serupa dengan-Nya (Imago Dei). Dalam menjalankan kehidupan atas berkat Allah manusia harus senantiasa menjaga esesnsinya. Maka melalui kehidupan yang telah diberikan, manusia harus berusaha menjadi berkat dan berguna bagi alam maupun sesama. Pada akhirnya makna Imago Dei dalam diri diri manusia dapat direalisasikan dalam kehidupan dan menjadi mitra kerja Allah di bumi.
Copyrights © 2023