Penelitian ini membahas peran penting arsitektur digital dalam mempromosikan keberlanjutan bangunan melalui penerapan Building Information Modeling (BIM), simulasi energi, penggunaan material berkelanjutan dan penggunaan Internet of Things dalam pemantauan lingkungan. BIM menjadi landasan kolaborasi efektif antara pemangku kepentingan dalam tahap perencanaan dan konstruksi dan simulasi energi memberikan perspektif yang mendalam terhadap efesiensi energi bangunan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teoritis tentang konsep arsitektur digital dan bangunan ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemilihan material berkelanjutan menjadi fokus khusus dalam meminimalkan dampak ekologis, dan integrasi IoT memungkinkan pemantauan real-time untuk optimalisasi kinerja keberlanjutan.
Copyrights © 2024