Frontier Agribisnis
Vol 5, No 1 (2021)

Kontribusi Pendapatan Usahatani Padi Sawah terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Daerah Sub Urban di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin

Jihan Jihan (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)
Eka Radiah (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)
Djoko Santoso (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2021

Abstract

Padi memiliki pokok peranan sebagai pemenuhan kebutuhan pangan utama yang tiap  tahunnya meningkat  diakibatkan dari pertumbuhan jumlah penduduk serta berkembangnya industri pakan dan pangan. Hasil yang diperoleh dari berusahatani padi hanya mampu bertahan selama beberapa bulan. Bagi keluarga petani yang sebagian pendapatannya berasal dari luar usahatani, maka untuk mengetahui keberhasilan usahataninya harus dipisahkan antara pendapatan yang didapat dari usahatani dengan pendapatan dari luar usahatani. Tujuan penelitian untuk mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi serta pendapatan non usahatani, mengetahui kontribusi pendapatan usahatani terhadap pendapatan rumah tangga petani, dan mengetahui masalah yang dihadapi dalam penyelenggaraan usahatani padi pada daerah perkotaan. Data yang digunakan meliputi data sekunder dan primer. Penelitian menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel menggunakan 2 tahap (two stages cluster sampling) dan jumlah sampel diambil  sebanyak 30 sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan total biaya yg dikeluarkan untuk usahatani rata-rata sebesar Rp 17.375.000/thn. Rata-rata pendapatan usahatani yang didapat sebesar Rp 12.523.923/tahun. Pendapatan rata-rata non usahatani Rp5.189.379/tahun. Kontriibusi pendapatan usahatani padi terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kelurahan Mantuil dan Kelayan Selatan sebesar 72,74% sedangkan kontribusi pendapatan non usahatani hanya 27,26%. Permasalahan yang dihadapi adalah hama penyakit yang menyerang tanaman padi dikarenakan area sawah yang dekat dengan sungai (35%), terbatasnya modal untuk usahatani (40%), kurangnya kemampuan petani dalam melengkapi administrasi untuk bantuan kredit modal 10%), dan harga jual hasil gabah yang tidak menentu tiap tahun (15%).

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

fag

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil ...