Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Kebaron Tulangan, Sidoarjo, melalui kegiatan membatik jumputan. Pengamatan awal menunjukkan bahwa 6 dari 17 anak mengalami kesulitan dengan kegiatan ini, menandakan kebutuhan akan intervensi. Studi ini menggunakan model spiral berdasarkan kerangka Kemmis dan Taggart, melibatkan pengamatan pra-siklus dan dua siklus intervensi dengan kegiatan terstruktur dan penilaian berkelanjutan. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Intervensi ini secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik halus, seperti dibuktikan dengan peningkatan keberhasilan dalam menyelesaikan tugas dari 69,82% di pra-siklus menjadi 91,91% di siklus kedua. Hasil ini menekankan efektivitas kegiatan kreatif yang melibatkan tangan dalam memajukan perkembangan motorik pada anak-anak muda, menyarankan aplikasi dan penelitian lebih lanjut dalam pengaturan pendidikan yang serupa.
Copyrights © 2024