Pengembangan potensi daerah harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa yang mandiri, dengan meniscayakan adanya peningkatan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, penguatan tata kelola lembaga di desa lebih efektif dan efisien, pemberdayaan masyarakat dan potensi desa, pemanfaatan teknologi, dan jejaring kerjasama secara berkesinambungan. Salah satu di antara upaya tersebut adalah melalui program pengembangan desa inovasi. Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi pengembangan desa inovasi. Selain potensi alam yang mendukung, terdapat cukup banyak jenis usaha kecil yang memanfaatkan potensi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi dan karakteristik desa inovasi yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Data primer diperoleh dari observasi lapangan tentang potensi desa. Analisis data dilakukan dengan Location Quotient (LQ) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil kajian menunjukkan terdapat 5 Desa di Kabupaten Kepulauan Meranti yang berpotensi menjadi objek pengembangan Desa Inovasi, di antaranya Sungai Tohor, Kundur, Bokor, Telesung, dan Tanjung Darul Takzim. Varian produk unggulan dari masing-masing desa tersebut adalah olahan sagu, olahan jahe, pariwisata, olahan ikan, dan industri kreatif. Disarankan keterlibatan semua komponen dalam pengembangan desa inovasi, pengembangan kewirausahaan, penguatan kelembagaan, dan peningkatan infrastruktur perdesaan.
Copyrights © 2019