Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan café dan resto yang berdiri sebelum adanya pandemic 19 dan setelah adanya pandemic 19. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan survei dan wawancara kepada pemilik-pemilik café dan resto dan para pelanggan. Adapun unit analisisnya adalah pemilik Doblas Coffee and Eatery yang memiliki umur usaha satu tahun dan pemilik Gudang Imaji Kopi yang telah menjalankan usahanya selama lima tahun. Kedua café tersebut telah menjalankan digital marketing, namun pembedanya adalah Doblas Coffee and Eatery menjalankannya pada saat pandemi covid 19, sedangkan Gudang Imaji Kopi menjalankan sebelum terjadinya covid 19. Adapun data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen dari pemilik café dan resto. Penelitian ini mengambil data kepada 6 narasumber yaitu karyawan, pelanggan dan pemilik usaha. Masing-masing café mengambil 3 narasumber. Hasil penelitian ini menunjukan adanya inovasi, meningkatan jumlah pelanggan, meningkatkan pelayanan dan memperkuat keterikatan konsumen.
Copyrights © 2024