Kota Lhokseumawe selama 5 tahun kebelakang sudah mendekati kota yang tidak pernah tidur atau tidak pernah sepi akan aktifitas masyarakat. Masyarakat kota Lhokseumawe memiliki mata pencaharian yang beragam dari ASN, Pengawai Perusahaan besar, pedagang, buruh serta pelaut. Mata pencaharian dengan berdagang juga sudah mulai bergolak dengan pesat semenjak kota Lhokseumawe menjadi kota pelajar dimana jumlah pendatang dari mahasiswa yang menuntut Ilmu dikota ini semakin banyak. Hal ini membuka peluang bagi pedagang atau pengusaha mikro dalam hal medagangkan aneka makanan dan minumam. Pedagang juice dan minuman kekinian yang banyak terdapat di kota Lhokseumawe khususnya di gampong Uteun Bayi memiliki permasalah dalam usaha mereka yaitu (1) usaha yang mereka geluti sangat memerlukan energi listrik guna memblender buah-buahan dan perlunya cup sealer guna menutup cup juice. (2). Dengan usaha yang seperti diatas membuat pedagang juice tidak bisa produksi dengan baik jika arus litrik mati dan tidak fleksibelnya mereka dalam melaksanakan jual beli. Maka tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan hasil penelitian PNBP 2020 yaitu becak juice soalr cell, dimana becak tersebut bisa menghasilkan energy dari matahari, sehingga pedagang tidak tergantung dari energy listrik yang selama ini meraka dapat dari PLN, serta becak ini bisa dibawa kemana mana sehingga pendapat pedagang juice bisa meningkatkan pendapatan mereka di masa pandemic covid 19 seperti sekarang ini. Metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah sosialisasi becak solar cell, serta memasang solar cell di tempat pedagang juice dan minuman kekinia. Target yang ingin dicapai adalah bisa meningkatkan pendapatan dari kegiatan usaha dua kelompok pedagangan yaitu pedagang juice dan pedaganag minuman kekinian dengan mempekenalkan hasil peneliti serta menerapakan kepada mitra guna meningkatkan hasil usaha meraka.
Copyrights © 2022