Penelitian ini menginvestigasi penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam proses belajar-mengajar kelas 11 IPA di SMAN 5 Medan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 270 siswa, yang menanggapi pertanyaan terkait dengan pengalaman mereka dengan penggunaan Bahasa Indonesia oleh guru kimia dalam pembelajaran kimia. Analisis deskriptif dilakukan terhadap data untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam persepsi siswa, dengan fokus pada rata-rata, median, moda, standar deviasi, dan varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menganggap penting penggunaan Bahasa Indonesia yang tepat oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran, meskipun terdapat variasi dalam persepsi tersebut. Disparitas ini menyoroti perlunya pendekatan yang lebih terfokus dalam meningkatkan komunikasi Bahasa Indonesia di kelas kimia. Implikasi temuan ini bagi praktik pembelajaran dijelaskan dalam konteks penguatan strategi pedagogi Bahasa Indonesia untuk meningkatkan interaksi yang lebih efektif antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran kimia. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan sumbangan berharga bagi pemahaman tentang peran Bahasa Indonesia dalam konteks pendidikan kimia di tingkat SMA.
Copyrights © 2024