Adanya keragaman di antara individu-individu dapat menciptakan potensi konflik dalam suatu perusahaan, yang pada akhirnya merupakan sesuatu yang tak dapat dihindari. Dari munculnya suatu masalah dalam pekerjaan dan cara kelompok atau individu mengatasi masalah tersebut dengan cara positif atau negatif dapat membentuk budaya dalam organisasi tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan dari konflik kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan Airport Operation Landside and Terminal (AOLT) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini yakni metode kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali di bagian unit Airport Operation Landside and Terminal (AOLT) pada bulan Oktober 2023-Januari 2024. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan penggunaan instrumen non-tes, yaitu penyebaran kuesioner yang berisi pernyataan kepada 50 responden. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t dan uji F. Selanjutnya, analisis data dalam pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil analisis memperlihatkan pada uji validitas serta uji reliabilitas seluruh item pada variabel konflik kerja, budaya organisasi, dan kinerja karyawan adalah valid dan reliabel. Hasil pada uji t yaitu konflik kerja menghasilkan nilai berpengaruh secara parsial pada kinerja karyawan serta budaya organisasi berdampak secara parsial pada kinerja karyawan. Selanjutnya dilangsungkan uji F yang menghasilkan konflik kerja serta budaya organisasi secara simultan ataupun bersama-sama berpengaruh pada kinerja karyawan. Pada uji koefisien determinasi memperlihatkan bahwasanya variabel Konflik Kerja dan Budaya Organisasi mempunyai hubungan serta pengaruh sejumlah 53,8% terhadap kinerja karyawan.
Copyrights © 2024