Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus

Upaya Pelestarian Lingkungan: Lilin Aromaterapi dari Recycling Minyak Jelantah

Prasetyo, Jefri (Unknown)
Caroline, Caroline (Unknown)
Hadinugroho, Wuryanto (Unknown)
Ervina, Martha (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2024

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah cair hasil dari penggorengan yang umumnya tidak dimanfaatkan lagi, jika dibuang secara langsung dapat menghasilkan pencemaran lingkungan yang serius. Oleh sebab itu, perlu dilakukan sebuah upaya pelestarian lingkungan terhadap limbah minyak jelantah seperti memanfaatkan kembali limbah tersebut menjadi bahan yang lebih bermanfaat dan bernilai lebih tinggi. Pemanfatan kembali limbah minyak jelantah dilakukan dengan masyarakat sekitar kampus bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya minyak jelantah bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan serta potensi minyak jelantah sebagai bahan dasar dalam pembuatan lilin aromaterapi yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan mulai dari pemetaan permasalahan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan berupa pemberian materi, diskusi, dan praktik. Pada pelaksanaan kegiatan, peserta dibagi menjadi kelompok kecil berjumlah 4-5 orang. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa materi kegiatan penyuluhan dan pelatihan telah berhasil diterima dengan baik oleh para peserta yang dibuktikan melalui peningkatan pengetahuan sebesar 30% (berdasarkan nilai pre-test dan post-test) dan sebanyak 70% peserta memperoleh nilai post-test ≥ 80. Dengan kata lain, kegiatan abdimas ini telah berhasil dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta menambah ide usaha bagi para peserta agar mampu dalam membuat secara mandiri lilin aromaterapi yang berbahan dasar limbah minyak jelantah.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JS

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut ...