Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran terpadu tipe Nested mempengaruhi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis. Setiap kelas memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih untuk pengambilan sampel yang terjadi untuk penelitian ini. Kelas VIIIA, kelas eksperimen, dan kelas VIIIB, kelas kontrol, adalah kelas yang dipilih. Temuan penelitian mengarah pada kesimpulan berikut: (1) Siswa di kelas eksperimen yang diuji kemampuannya memecahkan soal matematika mendapat skor rata-rata 68,10, median 72,50, mode 72,50, standar deviasi 13,21, varians 174,587, dan rentang 38,75 hingga 88,75. Siswa di kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu tipe Nested memiliki tingkat penguasaan indikator pemecahan masalah yang lebih baik daripada di kelas kontrol yang diajarkan menggunakan pembelajaran langsung. (2) Model pembelajaran terpadu tipe Nested mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Konawe Selatan.
Copyrights © 2024