Pioderma fasiale merupakan kondisi kelainan kulit yang jarang terjadi. Kelainan ini secara klasik ditandai dengan munculnya erupsi inflamatori berupa papul, pustul, nodul, bahkan kista pada wajah, terutama mengenai perempuan usia 15-46 tahun. Kondisi tersebut saat ini disebut sebagai rosasea fulminan, suatu varian rosasea yang berat dengan etiologi yang belum diketahui jelas sampai sekarang. Diduga terdapat hubungan antara pioderma fasiale dengan faktor imunologi, hormonal, dan vaskular. Dilaporkan satu kasus yang sepengetahuan penulis belum pernah dilaporkan di Indonesia. Perempuan usia 15 tahun dalam terapi lupus eritematosus sistemik, datang dengan erupsi pustul multipel di atas plak eritematosa disertai beberapa telangiektasis pada wajah. Kondisi ini awalnya dipikirkan sebagai suatu pioderma yang membaik dengan antibiotik sistemik  amoksisilin/asam klavulanat, namun mengalami rekurensi. Kultur dari pustul tidak didapatkan pertumbuhan isolat bakteri, dan biopsi jaringan menunjukkan sebukan sel polimorfonuklear di sekitar pembuluh darah, jaringan interstitial, dan folikel rambut. Pasien kemudian diterapi dengan kombinasi asam retinoat dan eritromisin topikal yang memberikan respons sangat baik dalam 3 minggu sejak dimulainya terapi.
Copyrights © 2024