Pendahuluan: Vitamin D berperan penting dalam kesehatan kulit. Vitamin D diketahui terlibat dalam patogenesis dan pengobatan berbagai penyakit kulit salah satunya dermatitis atopik. Saat ini masih belum diketahui secara pasti apakah pemberian vitamin D peroral pasien dermatitis atopik memberikan hasil yang baik. Kasus: Laporan kasus berbasis bukti ini untuk menelaah akurasi apakah pemberian vitamin D suplementasi dapat disarankan pada pasien dermatitis atopik. Metode: Metode yang dilakukan adalah pencarian literatur secara sistematis menggunakan database PubMed/MEDLINE, EMBASE, ProQuest, Cochrane, dan Scopus. Studi yang terpilih akan diseleksi terkait duplikasi, judul, dan abstrak. Setelah itu dilakukan telaah kritis berdasarkan critical appraisal sheet dari Centre of Evidence-Based Medicine (CEBM) University of Oxford. Hasil: Tiga studi telaah sistematis dan 1 uji klinis acak tersamar ditemukan dari pencarian literatur secara sistematik untuk menilai performa pemberian vitamin D pada pasien DA berat pada anak dan dewasa. Keempat studi menunjukkan bahwa pemberian vitamin D memiliki efek yang baik dalam perbaikan klinis penyakit dermatitis atopik. Kesimpulan: Tambahan pemberian vitamin D pada pasien DA anak dapat memperbaiki lesi klinis pasien. Perlu penelitian lebih lanjut, mengenai jenis vitamin D, dosis dan durasi pemberiannya.
Copyrights © 2023