Pendahuluan, Nyeri3 viseral yakni rasa nyeri yang muncul akibat stimulasi reseptor nyeri di rongga abdomen, toraks, dan kranium. Tujuan penelitian, Mengatahui apakah ada perbedaan perbedaan tingkat nyeri post operasi laparatomi sebelum dan sesudah dilakukan teknik distraksi nafas ritmik di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode penelitian, Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif dengan pendekatan eksperimental jenis one group pre and post test design, sampel yang diperlukan yaitu 44 orang. Cara pengambilan sampelnya menggunakan pengambilan sampel non random sampling yaitu sampling aksidental. Analisis data, analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Marginal Homogenety. Hasil Penelitian, Hasil pre test dan post test dengan p-value 0.00 < 0.05 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan.. Kesimpulan, Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tingkat nyeri post operasi laparatomi sebelum dan sesudah dilakukan teknik distraksi nafas ritmik di RSUD Kabupaten Tangerang. Saran, Teknik distrkasi dapat menjadi pilihan dalam mengatasi nyeri yang dirasakan pasien khususnya pasien post operasi laparatomi dan menjadi alternatif dalam pemberian terapi nonfarmakologis
Copyrights © 2022