Beton Ringan merupakan beton yang cara pembuatannya menggunakan bahan material yang lebih ringan yaitu dengan penggunaan batu apung. Batu Apung yang digunakan adalah Batu apung putih. Penggunaan batu apung sebagai subtitusi agregat kasar dengan proporsi 50%, 70% dan 100%.Hasil pengujian Workability dan kuat tekan beton dengan penggunaan batu apung pada campuran beton menunjukan terjadinya pengaruh terhadap Workability dan terjadinya penurunan kuat tekan beton dibandingkan dengan beton normal. Kuat tekan beton normal sebesar 18.06 N/mm2 pada umur 28 hari, sedangkan untuk campur batu apung didapat nilai terbesar dengan proporsi campuran 50% yaitu sebesar 16.77N/mm2 pada umur 28 hari. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, proporsi campuran sabut kelapa melebihi 50% akan menghasilkan kuat tekan yang lebih rendah.
Copyrights © 2022