Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi interpersonal guru dalampelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Dasar, Klaten, Jawa Tengah selama pandemic Covid19 melanda di Indonesia saat ini. Subjek dalam penelitian ini adalah dua guru Sekolah Dasar diKlaten, Jawa Tengah, sampel dalam penelitian ini diperoleh melalui purposive sampling. Penelitianini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil wawancara awalmenunjukkan bahwa pada selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada siswa kelas satu sampai tigaSekolah Dasar (kelas rendah), guru cukup mengalami kesulitan dikarenakan siswa pada usia tersebutbelum mahir menggunakan teknologi sehingga perlu dibantu oleh orang tua nya atau orangterdekatnya saat guru melaksanakan kelas virtual. Berbeda dengan siswa di kelas tinggi, di manasiswa pada kelas tersebut sering mengalami kejenuhan ketika mengalami Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ), sehingga membutuhkan kreativitas guru dalam membangkitkan semangat belajar mereka.Berdasarkan hal tersebut maka strategi yang dilakukan oleh kedua responden (guru) dalam mengatasipermasalahan tersebut adalah melalui strategi komunikasi interpersonal, yang meliputi: 1) komunikasisebagai aksi atau komunikasi satu arah dengan memerintahkan siswa untuk tenang selama prosespembelajaran dan mengaktifkan tombol mute selama pembelajaran kelas virtual; 2) komunikasisebagai interaksi atau komunikasi dua arah dengan melakukan video call dan chat pribadi dengansiswa; dan 3) komunikasi banyak arah atau komunikasi sebagai transaksi, dengan membuat groupantara guru dan siswa di media sosial whatsapp, mengadakan kelas sharing, membuat group antaraguru dengan siswa dan orang tua siswa. .Kata Kunci: Strategi Komunikasi Interpersonal, Siswa Sekolah Dasar, Pembelajaran Jarak Jauh
Copyrights © 2021