Model pembelajaran berperan penting dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Pada abad 21 ini pembelajaran yang dibutuhkan adalah pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang dinilai tepat untuk diimplementasikan adalah Project Based Learning (PjBL), model pembelajaran bersifat student centered dan dinilai dapat mengakomodasi upaya pengembangan keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21 ini. Project Based Learning memiliki sintaks yang terbilang cukup panjang dan jangka waktu pelaksanaannya cukup memakan waktu, sehingga rawan terjadi kesalahan dan ketidaktuntasan dalam pengimplementasian sintaks PjBL, hal ini kemudian menjadi rumusan permasalahan utama yang akan dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang datanya diperoleh melalui wawancara dan diolah dengan konsep analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Project Based Learning di SMKN 2 Yogyakarta sudah sesuai dengan sintaks PjBL walaupun masih terdapat kekurangan. Namun, metode ini memiliki dampak yang cukup besar terhadap perkembangan kemampuan peserta didik jika pelaksanaannya dapat dioptimalkan.
Copyrights © 2024