Artikel ini membahas pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penanaman nilai-nilai Pancasila di era digital pada lingkungan sekolah SMA Negeri 2 Slawi, dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memperkuat pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai alat bantu pendidikan. Metode PAR dipilih karena mengedepankan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk guru, siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar, dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program penanaman nilai Pancasila. Rekomendasi dari pengabdian ini mencakup pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap teknologi, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan peningkatan aksesibilitas teknologi bagi seluruh siswa. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam usaha memperkuat pendidikan karakter Pancasila di era digital.
Copyrights © 2024