Long Term Evolution (LTE) telah menjadi standar yang umum digunakan untuk teknologi jaringan berkecepatan tinggi. Frekuensi 1800 MHz sering digunakan dalam implementasi jaringan LTE karena karakteristik propagasinya yang sesuai untuk area perkotaan dan sub-urban. Pada Penelitian ini di kawasan Dermaga Adipala akan dilakukan perbandingan antara MU-MIMO dan SU-MIMO terhadap coverage jaringan seluler. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu pada pengujian skenario 1 dengan MU-MIMO menunjukkan level sinyal yang baik (-75,19 dBm), tetapi RSRP dan RSRQ buruk (-101,23 dBm dan -17,3 dB). Namun, Throughput cukup baik (32.532 kbps). Skenario 2 dengan SU-MIMO memiliki hasil serupa pada level sinyal, tetapi RSRP dan RSRQ tetap buruk (-101,19 dBm dan -17,3 dB). Meski Throughput SU-MIMO cukup baik (28.114 kbps), MU-MIMO unggul dalam throughput. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa SU-MIMO cocok untuk area fokus dengan Throughput tinggi, sementara MU-MIMO efektif dalam mengatasi variasi kebutuhan Throughput yang bervariasi dari banyak perangkat pengguna aktif.
Copyrights © 2024