Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum terbaru yang dicanangkan pemerintah untuk menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini yang salah satu tujuannya untuk meningkatkan kesadaran terhadap budaya lokal dalam konteks pembelajaran di Indonesia. Dalam rangka mendukung implementasi kurikulum ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi dan berbasis kearifan lokal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan siswa dalam memahami dan mengapresiasi pembelajaran bahasa Indonesia, sambil memperkuat pengenalan terhadap budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, FGD, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengevaluasi kebutuhan siswa dari berbagai latar belakang karakteristik budaya, potensi, bakat dan minat. Dengan mengintegrasikan keragaman tersebut, modul pembelajaran bahasa Indonesia berdiferensiasi dapat dikembangkan dengan memperhatikan kearifan lokal sebagai landasan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa membutuhkan modul pembelajaran yang disajikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh konkret melalui integrasi dengan konteks budaya dimana hal tersebut dapat meningkatkan relevansi dan minat, pemahaman materi, dan kebanggaan akan warisan budaya mereka.
Copyrights © 2024