Penelitian bertujuan untuk mengetahui Strategi komunikasi BKKBN Baubau dalam melakukan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan hambatan yang dialami BKKBN Baubau dalam kegiatan penyuluhan pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di BKKBN Kota Baubau,Kecamatan Murhum, Kelurahan Lamangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan bahwa, BKKBN Kota BaubauĀ menerapkan strategi komunikasi yang komprehensif untuk memberikan penyuluhan pencegahan stunting kepada masyarakat. Yang dimana dalam strateginya dibentuk TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) yang dimana semua OPD turut serta dalam bekerjasama di TPPS tersebut. Program TPPS itu sendiri yaitu program Bapak Asuh. Untuk tingkat yang lebih bawah atau tingkat kelurahan, BKKBN Kota Baubau di amanahkan mengelolah TPK (Tim pendamping keluarga ) dengan kegiatan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) yang terdiri dari bidang DALDUK (pengendalian penduduk dan penyuluhan), bidang KS (keluarga sejahtera), PKB (Penyuluh keluarga Berencana) dan juga mitra koordinasi yaitu para penyuluh KB serta turut bekerjasama dengan bidan dan juga PKK (Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga. Wartawan yang membantu mempromosikan, media lokal yang digunakan seperti mengirim flyer dan juga baliho di beberapa tempat. BKKBN juga menginovasikan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (Elsimil) dengan tujuan utama untuk menekan angka stunting.
Copyrights © 2024