Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Penyuluhan Pencegahan Stunting di BKKBN Kota Baubau Chatra Al Shafa Qolby Naviu; Ansar Suherman; Wa Nurfida
Jurnal Audiens Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v5i2.365

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui Strategi komunikasi BKKBN Baubau dalam melakukan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan hambatan yang dialami BKKBN Baubau dalam kegiatan penyuluhan pencegahan stunting. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di BKKBN Kota Baubau,Kecamatan Murhum, Kelurahan Lamangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan bahwa, BKKBN Kota BaubauĀ  menerapkan strategi komunikasi yang komprehensif untuk memberikan penyuluhan pencegahan stunting kepada masyarakat. Yang dimana dalam strateginya dibentuk TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) yang dimana semua OPD turut serta dalam bekerjasama di TPPS tersebut. Program TPPS itu sendiri yaitu program Bapak Asuh. Untuk tingkat yang lebih bawah atau tingkat kelurahan, BKKBN Kota Baubau di amanahkan mengelolah TPK (Tim pendamping keluarga ) dengan kegiatan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) yang terdiri dari bidang DALDUK (pengendalian penduduk dan penyuluhan), bidang KS (keluarga sejahtera), PKB (Penyuluh keluarga Berencana) dan juga mitra koordinasi yaitu para penyuluh KB serta turut bekerjasama dengan bidan dan juga PKK (Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga. Wartawan yang membantu mempromosikan, media lokal yang digunakan seperti mengirim flyer dan juga baliho di beberapa tempat. BKKBN juga menginovasikan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (Elsimil) dengan tujuan utama untuk menekan angka stunting.
Public Perception of JKN Mobile Application Services (Study on Patients at Wajo Community Health Center) Inayah Wulandari; Ansar Suherman; Wa Nurfida
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1660

Abstract

With the development of technology and information development that is very dynamic, the role of information technology applications as a means for the community without knowing the limits of time and place. so that it can meet the basic health needs of a decent society BPJS Health also utilizes technology to facilitate services and expand the scope of its membership. As of 2023 Mobile JKN has a total of 21,753,548 mobile users. Based on this description, the researcher tries to conduct a study to find out the extent of the community's view at the Wajo puskesmas on the JKN Mobile application service. This makes health services better known to the community Based on data from the e-puskesmas BPJS Health application specifically for PKM, the community's response at the wajo puskesmas to application services in mobile JKN is very easy when doing health services and administrative services.