SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 8, No 3 (2024): September

Pemberdayaan kader posyandu melalui diversifikasi pangan lokal pada ibu hamil

Nuristha Febrianti (Universitas Widya Nusantara)
Fitri Fitri (Universitas Widya Nusantara)
Lailatul Mukaromah (Universitas Widya Nusantara)
Fanissa Nur Ramadani (Universitas Widya Nusantara)
Ni Komang Mariasih (Universitas Widya Nusantara)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2024

Abstract

AbstrakStunting adalah masalah gizi kronis yang terjadi pada anak-anak akibat kekurangan gizi terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Di Kabupaten Sigi prevalensi angka stunting sebesar 26,4%, dengan Desa Tinggede sebagai salah satu desa dengan stunting tertinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah stunting melalui edukasi gizi dan diversifikasi pangan lokal di Desa Tinggede. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang stunting dan pelatihan diversifikasi pangan lokal pada kader, dengan fokus pada pengolahan daun kelor menjadi 10 menu jenis makanan bergizi. Hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang pentingnya gizi dan cara mengolah daun kelor menjadi berbagai makanan yang bergizi. Meskipun hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yang minimal, antusiasme peserta menunjukkan kesadaran akan pentingnya diversifikasi pangan lokal. Dalam jangka panjang, diharapkan kegiatan ini dapat menurunkan angka stunting di Desa Tinggede dengan memperbaiki pola makan dan meningkatkan konsumsi makanan bergizi. Kata kunci: daun kelor; diversifikasi pangan; stunting. AbstractStunting is a chronic nutritional problem that occurs in children as a result of malnutrition especially in the First 1000 Days of Life (HPK). In Sigi Regency, the prevalence of stunting is 26.4%, with Tinggede Village as one of the villages with the highest stunting. This activity aims to prevent stunting through nutrition education and diversification of local food in Tinggede Village. Activities are carried out by providing mentoring on stunting and local food diversification training, focusing on the processing of moringa leaves into 10 nutritious food types menus. Results showed that there was an increase in participants' knowledge and skills about the importance of nutrition and how to process moringa leaves into a variety of nutritious foods. Although pre-test and post-test results showed minimal improvement, participants' enthusiasm indicated an awareness of the importance of diversifying local food. In the long term, it is hoped that this activity can reduce stunting rates in Tinggede Village by improving diet and increasing consumption of nutritious food. Keywords: moringa leaves; food diversification; stunting.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...