Fenomena permukiman kumuh terjadi tidak hanya di wilayah perkotaanã…¤saja, beberapa kawasan pedesaan di Indonesia masih ditemukan kawasan kumuh. Pertumbuhan penduduk yang terus ada serta kondisi sarana prasarana permukiman yang kurang memenuhi persyaratan teknis merupakan salah satu penyebab terbentuknya permukiman kumuh karena adanya penurunan kualitas lingkungan hunian. Dusun Brahima merupakan salah satu Dusun di Desa Wajok Hulu dimana lokasi ini ditetapkan sebagai wilayah prioritas pengembangan sanitasi terkait persampahan, drainase dan air limbah karena desa ini termasuk dalam wilayah dengan tingkat resiko cukup tinggi. Identifikasi kondisi awal terkait kumuh menjadi hal yang perlu sebagai bentuk pencegahan dini akan terbentuknya permukiman kumuh baru. Tujuan penelitianã…¤ini untuk mengidentifikasi kondisi kekumuhan dan mengukur klasifikasi tingkat kekumuhan di Dusun Brahima Desa Wajok Hulu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniã…¤adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisisã…¤deskriptif dan kuantitatif (pembobotan). Penelitian ini menghasilkan identifikasi kekumuhan dan kemudian masuk berdasarkan klasifikasi tingkat kekumuhanã…¤yaitu bukan kawasan kumuh, kawasan kumuh ringan, kawasanã…¤kumuh sedang dan kawasan kumuh berat. Hasil analisis yang diukur dari 7 (tujuh) indikator kekumuhan, lokasi penelitian masuk pada kawasan kumuh ringan dan legalitas lahan legal serta pertimbangan lain tinggi dengan pendekatan penanganan yaitu pemugaran.Kata Kunci: Permukiman, Tingkat Kekumuhan, Dusun Brahima
Copyrights © 2023