Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi dalam Iklan Produk Pangan di Televisi Selama Ramadan Wijayanti, Citra Putri; Kurniawati, Leni; Setiawan, Mohammad Iqbal; Hidayat, Panji
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 11, No 1 (2022): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.282 KB) | DOI: 10.35194/alinea.v11i1.1587

Abstract

Artikel ini akan mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa pada tataran morfologi dalam iklan produk pangan di televisi selama Ramadan. Penelitian dilakukan dengan metode simak,  teknik dasar sadap, yang dilanjutkan dengan teknik lanjut catat. Data dianalis menggunakan metode padan referensial dengan alat penentu berupa referen dan dilanjutkan dengan teknik dasar pilah unsur penentu dan teknnik lanjut hubung banding sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 iklan produk pangan di televisi selama Ramadan yang mengandung kesalahan berbahasa pada tataran morfologi dengan total 52 kesalahan. Kesalahan berbahasa tersebut meliputi kesalahan pada pembubuhan afiksasi sejumlah 47 kesalahan yang mencakup penghilangan afiksasi dan penggunaan afiksasi yang tidak tepat. Sementara itu, kesalahan pada penggantian morf ditemukan sejumlah 5 kesalahan, yakni berupa penyingkatan morf. Dengan penelitian ini, peneliti berharap para pembuat iklan dan produsen lebih memerhatikan kembali penggunaan bahasa dalam iklannya.Katakunci: iklan; kesalahan; morfologi; pangan; produk  Abstract:This article will describe language errors at the morphological level in food product advertisements on television during Ramadan. The research was conducted using listening, recording, and note-taking technique. The data were analyzed using the referential equivalent method with a determining tool in the form of a reference and continued with the basic technique of categorizing the determining elements and advanced technique of equal comparison. The results show that there were 21 advertisements for food products on television during Ramadan which contained language errors at the morphological level with a total of 52 errors. The language errors include errors in affixing affixes of 47 errors which include omitting affixes and using inappropriate affixes. Meanwhile, there were 5 errors in the replacement of morphs, in the form of morphing abbreviations. With this research, it is expected that advertisers and producers pay more attention to the use of language in their advertisements.Keywords: advertising; error; morphology; food; product 
Kajian Identifikasi Tingkat Kekumuhan Dusun Brahima Desa Wajok Hulu Kecamatan Jongkat Kurniawati, Leni; Wulandari, Agustiah; Pratiwi, Nana Novita
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.63940

Abstract

Fenomena permukiman kumuh terjadi tidak hanya di wilayah perkotaanã…¤saja, beberapa kawasan pedesaan di Indonesia masih ditemukan kawasan kumuh. Pertumbuhan penduduk yang terus ada serta kondisi sarana prasarana permukiman yang kurang memenuhi persyaratan teknis merupakan salah satu penyebab terbentuknya permukiman kumuh karena adanya penurunan kualitas lingkungan hunian. Dusun Brahima merupakan salah satu Dusun di Desa Wajok Hulu dimana lokasi ini ditetapkan sebagai wilayah prioritas pengembangan sanitasi terkait persampahan, drainase dan air limbah karena desa ini termasuk dalam wilayah dengan tingkat resiko cukup tinggi. Identifikasi kondisi awal terkait kumuh menjadi hal yang perlu sebagai bentuk pencegahan dini akan terbentuknya permukiman kumuh baru. Tujuan penelitianã…¤ini untuk mengidentifikasi kondisi kekumuhan dan mengukur klasifikasi tingkat kekumuhan di Dusun Brahima Desa Wajok Hulu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniã…¤adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisisã…¤deskriptif dan kuantitatif (pembobotan). Penelitian ini menghasilkan identifikasi kekumuhan dan kemudian masuk berdasarkan klasifikasi tingkat kekumuhanã…¤yaitu bukan kawasan kumuh, kawasan kumuh ringan, kawasanã…¤kumuh sedang dan kawasan kumuh berat. Hasil analisis yang diukur dari 7 (tujuh) indikator kekumuhan, lokasi penelitian masuk pada kawasan kumuh ringan dan legalitas lahan legal serta pertimbangan lain tinggi dengan pendekatan penanganan yaitu pemugaran.Kata Kunci: Permukiman, Tingkat Kekumuhan, Dusun Brahima