Indonesia merupakan negara dengan penganut Muslim terbanyak di dunia dengan jumlah ratusan juta penduduk yang menjalankan ibadah Ramadan, yaitu berpantang makan dan minum sejak matahari terbit hingga terbenam. Virus Corona teridentifikasi pada tahun 2019 dan mengalami peningkatan jumlah penderita terinfeksi hingga ke seluruh dunia. Hal ini mempengaruhi banyak aspek termasuk kebiasaan masyarakat di segala bidang. Pandemi COVID-19 menimbulkan masalah lain terkait dengan gaya hidup dimasa puasa Ramadan. Perubahan kebiasaan makan terjadi selama pandemi COVID 19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk edukasi terkait pemenuhan gizi seimbang dalam menjalankan puasa Ramadan di masa COVID 19 dengan tetap dalam kondisi sehat. Hasil kegiatan menunjukkan evaluasi sebelum dan sesudah pemberian materi yang mengalami peningkatan secara signifikan (p<0,05). Secara umum, peserta kegiatan memiliki kemampuan mudah dalam menerima dan memahami materi yang diberikan. Peningkatan pengetahuan ini didukung dengan karakteristik peserta yang mayoritas berusia produktif dan tingkat pendidikan yang tinggi sehingga berhubungan dengan kemampuan peserta dalam menerima dan memahami informasi.
Copyrights © 2024