Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar kemampuan keterampilan Teknik dasar Stroke (memukul) pada atlet klub PB. FIK Uncen. Keterampilan teknik dasar bermain bulutangkis tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui latihan yang terprogram dan dilaksanakan secara sistematis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah metode penelitian yang digunakan untuk mencari unsur-unsur , ciri-ciri, sifat-sifat suatu fenomena. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Sampel yang digunakan berjumlah 15 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampling purposive, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiono (2015: 85). Dalam hal ini ada 15 atlet PB. FIK yang masuk kategori prestasi. Berdasarkan analisis teknik dasar keterampilan bulutangkis ditinjau dari teknik memukul bola (stroke) pada kelas klub bulutangkis PB. FIK Uncen, dengan tes kemampuan keterampilan bulutangkis ada 2 orang atau sebesar 13,33% yang masuk dalam kategori Baik Sekali, 5 orang atau sebesar 33,33 % yang masuk dalam kategori Baik, 4 orang atau sebesar 26,67 % masuk dalam kategori Cukup, 3 orang atau sebesar 20% masuk dalam kategori Kurang, dan 1 orang atau sebesar 6,67% masuk dalam kategori Kurang Sekali. Sedangkan untuk rata-rata keseluruhan teknik dasar keterampilan bulutangkis ditinjau dari teknik memukul bola (stroke) pada klub PB. FIK Uncen adalah sebesar 184,133. Hasil tersebut diartikan bahwa teknik dasar keterampilan bulutangkis ditinjau dari teknik memukul bola (stroke) pada atlet PB. FIK Uncen masuk dalam kategori Cukup.
Copyrights © 2023