Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 3 No. 11: Juli 2024

MANFAAT DAUN KUMIS KUCING UNTUK PENYAKIT NYERI KEMIH

Agustina (Unknown)
Ferdinand (Unknown)
Onny Priskila (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2024

Abstract

Penelitian pengobatan daun kumis kucing terhadap panas lembab kandung kemih bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi pengobatan menggunakan daun kumis kucing (Orthosiphon Stamineus) dalam mengatasi kondisi panas lembab kandung kemih. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai potensi daun kumis kucing sebagai alternatif pengobatan penyakit nyeri berkemih dengan sindrom panas lembab kandung kemih secara alternatif, serta menjadi acuan bagi praktisi kesehatan dalam pengembangan obat herbal. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental dengan satu kelompok perlakuan sebanyak 5 pasien yang menderita penyakit nyeri berkemih sindrom panas lembab kandung kemih di Griya Sehat Harmonis, Batam. Subjek penelitian akan diberikan daun Kumis Kucing dengan dosis 7 gram dan durasi pengobatan enam hari. Data akan dikumpulkan melalui observasi langsung dan setelah itu diberikan terapi. Hasil analisis Penyakit kandung berkemih panas lembab menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pengobatan daun kumis kucing, penyakit nyeri berkemih panas lembab kandung kemih yang dirasakan responden berada pada skala 5 (nyeri sedang). Sedangkan setelah dilakukan pengobatan maka tingkat sakit nyeri berkemih panas lembab kandung kemih berada pada skala 0 (tidak nyeri). Dengan demikian dapat disimpulkan konsumsi daun kumis kucing dapat mengurangi gejala nyeri berkemih pada sindrom panas lembab kandung kemih.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...