Produksi gabah kering giling di Sumatera Barat kerap terkendala pada saat musim penghujan karena dilakukan secara manual dengan memanfaatkan sinar matahari. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan penerapan teknologi pengeringan yakni alsintan pengering gabah tipe mini silo dryer dengan lengan pengaduk sebagai sumber panas dalam ruang pengering. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juni hingga September 2023, dengan metode eksperimen. Rancang bangun mini silo dryer dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari pembuatan bak penampung gabah (silo) dan pengaduk pengering gabah. Proses ini akan disempurnakan apabila ternyata dalam hal pengujian teknis alatnya mengalami kendala. Hasil penelitian ini mealhirkan sebuah inovasi baru berupa alat pengering gabah tipe mini silo dryer dengan lengan pengaduk yang berfungsi untuk membalik gabah guna mengoptimalkan proses pengeringan, sekaligus penghantar udara panas kering (hot dry air) yang dihembuskan oleh blower dari ruang pembakaran (dengan prinsip konveksi paksa). Analisis teknis terhadap rancangan awal mini silo dryer sumber panas LPG pada pengeringan gabah ini membutuhkan waktu sebesar 8,5 jam untuk mengeringkan gabah dari kadar air 19,6%; 20,6%; dan 19,9% menjadi 13,9%; 14,1%; dan 13,8% dengan kapasitas kerja efektif alat sebear 6,897 kg/jam. Pengembangan alat ini masih diperlukan untuk mendapatkan waktu pengeringan yang lebih minimum dan peningkatan kapasitas kerja efektif alat.
Copyrights © 2024