Kebutuhan akan program preventif terhadap gangguan kesehatan mental terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah permasalahan psikologis siswa. Kondisi tersebut diperparah dengan rendahnya self-efficacy guru. Salah satu peluang dalam menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan program preventif yang mudah dan sederhana melalui pemanfaatan teknologi internet. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi tata laksana psychological frist aid menggunakan synchronous learning dan melihat efektivitas dalam meningkatkan self-efficacy pada guru. Metode penelitian dilakukan dengan eksperimen one group pretest-posttest design melalui virtual synchronous learning. Partisipan pada penelitian ini merupakan guru yang berjumlah 24 orang (N=24). Metode analisis data menggunakan wilcoxon matched-paired signed test. Hasil penelitian ini menunjukan pelatihan tata laksana psychological firs aid melalui virtual synchronous learning valid dan efektif untuk meningkatkan self-efficacy guru dalam memberikan dukungan awal kepada siswa yang mengalami gangguan psiklogis. Penggunaan virtual synchronous learning dalam pelatihan tetap dapat memberikan manfaat ketika dapat membangun komunikasi interaksi dan memberikan ruang untuk diskusi. Kata kunci: psychological frist aid, guru, synchronous learning, efikasi diri
Copyrights © 2024