This research examines the application of the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model in da'wah management to enhance the competence and character of Islamic preachers (da'i) in modern Islamic boarding schools (pesantren) in Indonesia. Through a five-year longitudinal study in three modern pesantren, this research analyzes the implementation of the ADDIE model, its contribution to da'i development, and its long-term implications. A qualitative methodology was employed, involving participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The results show significant improvements in da'i competencies, particularly in digital literacy (57.7%) and understanding of global issues (37.9%). The application of the ADDIE model also contributed to the formation of more adaptive and innovative da'i characters, with the highest increases in openness (33.8%) and creativity (29.4%). Factors influencing implementation effectiveness include leadership commitment, teacher quality, and technological infrastructure. Long-term implications include increased da'wah relevance, expanded reach through digital media, and contributions to religious moderation. This research concludes that the ADDIE model is effective in producing competent, strong-charactered da'i capable of addressing contemporary da'wah challenges. Abstrak Penelitian ini mengkaji penerapan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam manajemen dakwah untuk peningkatan kompetensi dan karakter da'i di pesantren modern Indonesia. Melalui studi longitudinal selama lima tahun di tiga pesantren modern, penelitian ini menganalisis implementasi model ADDIE, kontribusinya terhadap pengembangan da'i, serta implikasi jangka panjangnya. Metodologi kualitatif digunakan, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi da'i, terutama dalam aspek literasi digital (57.7%) dan pemahaman isu global (37.9%). Penerapan model ADDIE juga berkontribusi pada pembentukan karakter da'i yang lebih adaptif dan inovatif, dengan peningkatan tertinggi pada aspek keterbukaan (33.8%) dan kreativitas (29.4%). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi meliputi komitmen pimpinan, kualitas pengajar, dan infrastruktur teknologi. Implikasi jangka panjang mencakup peningkatan relevansi dakwah, ekspansi jangkauan melalui media digital, dan kontribusi terhadap moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ADDIE efektif dalam menghasilkan da'i yang kompeten, berkarakter kuat, dan mampu menjawab tantangan dakwah kontemporer.
Copyrights © 2023