Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent posstest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 1 Rao.Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah Random Sampling.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah post -tes berbentuk essai.Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan model PBL memiliki nilai rata-rata 75,42 dan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional memiliki nilai rata-rata 54,37. Hasil uji hipotesis diperoleh 4,213 dan = 1,668 pada taraf nyata = 0,05 maka hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan hasil belajar matematika siswa dengan penerapan model PBL lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan penerapan pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2024