Anak dengan hambatan mobilitas yang diakibatkan oleh penyakit bawaan lahir atau kecelakaan menjadi sebuah studi yang sering diteliti, terutama proses rehabilitasi dan pengobatan fisik. Namun jarang dilakukan penelitian terkait perkembangan psikis dan proses penerimaan diri terhadap kondisi tersebut dikarenakan kecelakaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tahapan psikologis anak dalam menerima kondisi fisik yang dialami saat ini. Penelitian ini juga bertujuan untuk memahami proses pemaafan dan penerimaan diri pada anak dengan Kebutuhan khusus atau Tunadaksa. Hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran terkait penelitian lanjutan dalam memberikan motivasi, pendampingan atau psikoedukasi terhadap anak berkebutuhan khusus yang masih pada tahapan menolak kondisi dan memberikan dukungan peningkatan harga diri pada anak yang sudah menerima kondisinya.
Copyrights © 2024