Dengan menggunakan tinjauan literatur sebelumnya, penelitian ini menyelidiki kondisi psikologis narapidana dan proses reintegrasi sosial mereka di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kemandirian merupakan komponen penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis narapidana baik selama masa tahanan maupun setelahnya. Narapidana memiliki kemampuan untuk bertahan, yang dipengaruhi oleh usia, etnis, dukungan keluarga, dan penerimaan diri, yang membantu mereka beradaptasi dan pulih dari tekanan. Terbukti bahwa narapidana dapat mempertahankan diri, mengatasi stres, dan mempercepat reintegrasi sosial setelah pembebasan dengan dukungan sosial, terutama dari keluarga. Meskipun program rehabilitasi sangat penting, namun seringkali terhambat oleh kelebihan kapasitas, fasilitas yang tidak memadai, dan stigma sosial. Program rehabilitasi berbasis komunitas dan dukungan spiritual menunjukkan peningkatan resiliensi narapidana. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya meningkatkan kesejahteraan psikologis dan resiliensi narapidana di Indonesia melalui program rehabilitasi yang mencakup dukungan sosial, spiritual, dan komprehensif.
Copyrights © 2024