Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara bobot badan dan morfometrik tubuh berupa tinggi gumba (TG), lingkar dada (LD) dan panjang badan (PB) pada sapi Madura Kerapan. Terdapat 24 ekor sapi Madura Kerapan dengan rentang umur 6 sampai dengan 36 bulan sebagai sampel dari beberapa kecamatan di Sumenep. Data dianalisis menggunakan klasifikasi satu arah dan kemudian diikuti oleh analisis korelasi dan regresi untuk mengetahui hubungan setiap variabel yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan bobot badan dan morfometrik tubuh. Laju pertumbuhan menurun pada saat ternak mencapai umur 18 bulan. Pendugaan bobot badan sapi Madura Kerapan terbaik menggunakan persamaan regresi YÌ‚ = -57,361+1,6444X, dengan X adalah lingkar dada. Kesimpulan pada penelitian ini adalah lingkar dada merupakan objek terbaik untuk memprediksi bobot badan sapi Madura Kerapan
Copyrights © 2024